Skip to content

Deliveree Raih Pendanaan Seri C Rp 1 Triliun, SPIL ikut terlibat

Startup logistik Deliveree mengantongi pendanaan seri C senilai US$70 juta (sekitar IDR 1,03 triliun) yang dipimpin Gobi Partners dan Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Ventures. Existing investor Inspire Ventures ikut berpartisipasi.

Berdasarkan data tersebut total dana yang terkumpul selama lima tahun terakhir mencapai US$109 juta setara IDR 1,6 triliun. Deliveree terakhir kali meraih pendanaan pada Agustus 2020 dalam putaran Seri B senilai US$18,5 juta (sekitar IDR 273 miliar).

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Deliveree akan memanfaatkan pendanaan Seri C ini untuk meningkatkan penetrasi pasar dan meluncurkan layanan solusi kargo kontainer. Co-Founder & CEO Deliveree, Tom Kim juga menyatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan layanan bagi puluhan ribu bisnis yang setiap harinya mengandalkan Deliveree.

Hal ini juga beriringan dengan misi Deliveree yakni membuat transportasi kargo menjadi sederhana, terjangkau, fleksibel, dan terukur untuk bisnis dari segala ukuran melalui digitalisasi.

“Hal ini diwujudkan melalui kekuatan platform marketplace kami yang menghubungkan pelanggan logistik dengan jaringan angkutan dan penyedia layanan besar yang saya sebut sebagai ‘logistics mega marketplace’,” jelas Kim melalui pernyataan resmi, Senin (27/6/2022).

Sementara itu, Managing Partner Gobi Partners, Kay Mok, pada situasi pasca pandemi ini Indonesia berpotensi besar mengalami inflasi yang turut disebabkan oleh permasalahan rantai pasok.

“Deliveree membangun platform teknologi terbaik yang telah teruji dengan baik oleh ‘marquee customers’ (pelanggan yang kredibel). Hal ini akan memungkinkan terjadinya optimasi dan penurunan total biaya operasional bagi industri pengiriman dan logistik,” jelasnya.

Senada dengan itu, Vice President SPIL, Widarta Liunanda mengatakan dengan investasi strategis di Deliveree, SPIL dapat memberi kapabilitas operasional supply chain yang kuat dan merupakan yang pertama di ranah industrinya, dengan menyelaraskan moda transportasi darat dan laut.

“Ini memungkinkan platform teknologi Deliveree untuk menawarkan solusi logistik yang lebih luas dan melampaui trucking darat dengan jangkauan antar pulau, didukung secara strategis oleh jaringan kapal kontainer SPIL yang melayani seluruh pelabuhan utama di Indonesia,” ujar Widarta.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Deliveree mengklaim gross transaction value (GMV) bertumbuh 3,2 kali lipat sepanjang satu tahun terakhir dan menargetkan GMV sebesar US$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun) tahun ini.