DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) sedang mengkaji cara yang efektif untuk melindungi sopir dari ancaman pemerasan di jalan.
Ketum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Rabu (23/5/2018) mengatakan dalam rapat Aptrindo kemarin berkembang usul agar semua truk angkutan barang dilengkapi Global Positioning System (GPS) dan “panic button” yang dihubungkan kantor kepolisian terdekat dan kantor pengusaha angkutan.
Dengan cara ini kalau ada sopir yang terancam dia dapat menekan “panic button” sehingga aparat kepolisian dapat segera bertindak ke lokasi kejadian.
Menurut Tarigan, di Jakarta Utara tercatat 12 lokasi rawan aksi premanisme dengan berbagai modus.
Sebagai contoh, di area Nagrak-Rorotan dan sekitarnya. Pelaku preman berkedok penjual aqua yang memaksa sopir wajib beli aqua.
Sementara di depan Jl. Jampea (Lorong 5, 6, 7) dan area Pos 9. Pelakunya anak anak ( Asmoro) mengambil paksa perlengkapan truk seperti aki, rantai, terpal, perlengkapan kunci dan lain lain.
Di area Jl.Tipar Cakung. Pelaku preman berkedok sopir KWK. Modus operandinya pintu KWK dibuka dengan tiba2 sehingga tertabrak truk. Mereka minta paksa uang ganti rugi 2-3 juta rupiah , kata Tarigan
Sepanjang Marunda, Cakung, Priok Area. Pelaku preman ( kabarnya dilindungi oknum aparat) memaksa sopir pasang stiker dengan harga 100.000 – 200.000 per truk. Jika sopir menolak pelaku mengambil STNK /SIM secara paksa. Tarigan mengatakan Aptrindo sangat serius ingin melindungi sopir dari gangguan para preman. Karena sopir ini tanggungjawabnya sangat besar saat di jalan raya. “Dia harus melindungi kendaraan plus barang dan nyawanya sendiri,” kata Tarigan.
Menurut Tarigan, tidak sedikit sopir angkutan menghadapi kekerasan di jalan sampai nyawanya sendiri melayang.
Tarigan mengatakan tadinya pengusaha angkutan barang mencari cara sendiri-sendiri untuk mengamankan kendaraan termasuk sopir dan barang muatan. “Ada yang minta pengawalan aparat dan lain-lain.”
“Nah sekarang mumpung kasus ini sudah mendapat perhatian Presiden mari kita dukung dengan aksi nyata,” kata Tarigan. (wilam).

