Yayasan Amal Bhakti Annas Sejahtera (Yayasan Annas) kembali melakukan aksi sosial peduli sesama. Pada Selasa, 5 Desember, 2023, bertempat di Masjid Hubbittaqwa Tugu Semper Jakarta Utara, yayasan ini menyalurkan 380 paket sembako kepada keluarga eks TKBM yang tinggal di wilayah Uka Semper dan Rusun TKBM Cilincing.
Yayasan yang didirikan oleh sejumlah pelaku usaha di pelabuhan Tanjung Priok, utamanya Perusahaan Bongkar Muat (PBM), perusahaan forwarding, serta sejumlah importir ini saat ini memiliki lebih dari 380 kelurga binaan. Sebagian besar dari keluarga binaan tersebut merupakan lansia, jompo, dan anak-anak yatim, serta janda dari mantan anggota TKBM.
Saat ini, yayasan ini diketuai oleh H. Juswandi Kristanto yang juga merupakan Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI).
“Sejak didirikan, yayasan memang bergerak di bidang sosial yang diperuntukkan bagi para mantan TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok dan keluarga eks TKBM yang dinilai sangat membutuhkan sentuhan sosial,” kata H. Aris Hartoyo, salah satu pengurus Yayasan Anas yang memimpin acara pembagian bantuan sosial tersebut.
Aris menjelaskan, secara periodic, yayasan ini menyalurkan sembako yang dananya dari sejumlah PBM dan pelaku usaha lain sebagai bentuk kepedulian kepada TKBM yang dulu saat masih aktif sering dijuluki salah satu “ujung tombak” kelancaran arus kapal dan barang di pelabuhan.
Para penerima bantuan sosial tersebut menyampaikan ucapan syukur atas kepedulian Yayasan Anas dalam bentuk bantuan sembako maupun bantuan jenis lainnya yang rutin dilakukan sejak yayasan ini didirikan. “Alhamdulillah, hari ini kita masih diberi nikmat sehat dan rezeki. Terimakasih kepada Yayasan Anas yang secara rutin menyalurkan bantuan kepedulian sosial kepada kami,” kata salah satu penerima bantuan dalam acara tersebut.
Di penghujung tahun 2023, penyerahan santunan ini merupakan yang ketiga yang mana kegiatan pemberian santunan dan bantuan ini dilaksanakan 3 (tiga) kali dalam setahun.
Di samping H. Aris Hartoyo, sejumlah pengurus yang turut menyaksikan acara tersebut adalah H. Syukri Siregar, H. Sodik Harjono, dan Hj. Suhana.

