Skip to content

Freight Rate Diprediksi Terus Naik hingga Imlek, Kemudian Turun Signifikan

Freight rate untuk rute perdagangan utama mencatat lonjakan signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Indeks freight rate WCI pada rute Shanghai-Rotterdam (Asia-Eropa Utara) naik sebesar 19% minggu lalu, mencapai angka $4.775/FEU, meningkat $800/FEU dibandingkan minggu sebelumnya. Untuk rute Shanghai-Genoa, tarif melonjak lebih tajam sebesar 22% menjadi $5.496/FEU, atau naik lebih dari $1.000/FEU menurut laporan Drewry.

Xeneta mencatat rata-rata indeks Asia-Eropa sebesar $4.970/FEU, naik 21,5% dari minggu sebelumnya. Lars Jensen, analis Vespucci Maritime, menjelaskan bahwa kenaikan ini mencerminkan keberhasilan general rate increase (GRI) baru. “Kenaikan ini menunjukkan tingkat keberhasilan GRI yang cukup tinggi,” ujarnya dalam webinar JOC Ocean Freight Market Outlook pada 6 Desember.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Jensen memperkirakan kenaikan freight rate akan terus berlanjut hingga perayaan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 29 Januari. “Freight rate akan terus naik hingga Tahun Baru Imlek,” ungkapnya.

Namun, kenaikan ini diperkirakan hanya bersifat sementara. Setelah Imlek, Jensen memprediksi akan terjadi penurunan signifikan. “Pasca Tahun Baru Imlek, saya memperkirakan penurunan harga spot musiman yang lebih besar dari biasanya. Pada saat itu, pengirim barang akan mencari kontrak jangka panjang dengan tarif yang lebih rendah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti dampak dari krisis Laut Merah yang masih berlangsung. Krisis ini diprediksi dapat memengaruhi ketersediaan ruang angkut, terutama bagi shipper yang memilih tarif kontrak rendah.

Sementara itu, tarif untuk jalur Asia-Amerika Utara menunjukkan tren pelemahan minggu lalu. Tarif spot untuk rute Shanghai-Los Angeles turun 12% menjadi $3.719/FEU, sementara rute Shanghai-New York tetap stabil di angka $5.160/FEU.

Namun, Lars optimistis bahwa penurunan ini hanya bersifat sementara. “Front-loading sudah dimulai, dan meskipun tarif saat ini tertekan, saya yakin akan segera menguat,” katanya.

Freight rate transpasifik untuk sisa tahun 2024 sangat bergantung pada rangkaian GRI baru yang akan berlaku mulai 15 Desember. Beberapa operator besar, seperti Hapag-Lloyd, HMM, Cosco, dan Evergreen, telah mengumumkan kenaikan hingga $3.000/FEU. Sementara itu, Zim, Yang Ming, dan CMA CGM mematok kenaikan sebesar $2.000/FEU, dengan ONE menetapkan kenaikan $1.000/FEU.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Kenaikan ini memberikan tantangan sekaligus peluang bagi para operator untuk mengelola permintaan yang terus berubah, terutama di tengah ketidakpastian pasar global.