Skip to content

Dua Hal yang Membuat MSC tetap Kompetitif Tanpa Aliansi

Mediterranean Shipping Co (MSC) diperkirakan akan sangat kompetitif, kendati sejak awal bulan Februari ini, pelayaran berkantor pusat di Swiss tersebut beroperasi secara mandiri dan indipenden, tanpa bergabung dengan salah satu aliansi sebagaimana pelayaran lainnya.

Menurut Konsultan Linerlytica, ada dua faktor yang mendukung hal tersebut. Pertama, jumlah armada MSC yang semakin banyak dan kedua yaitu cakupan layanan yang luas serta frekwensi layanan yang tinggi untuk rute-rute perdagangan utama,

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Dengan jumlah order-an barunya, MSC berpotensi memperlebar keunggulannya dibanding dengan kompetitor terdekat (Maersk) dengan selisih kapasitas terpasang lebih dari 2 juta TEU. Denagan jumlah dan selisih tersebut, kapasitas terpasang MSC bahkan lebih besar dari gabungan kapasitas Maersk dan Hapag-Lloyd yang tergabung dalam aliansi Gemini.

Dengan jumlah tersebut, MSC semakin mengukuhkan posisinya sebagai operator mandiri yang kuat setelah perubahan signifikan dalam struktur perdagangan kapal yang terjadi bulan ini.

Konsultan Linerlytica juga memaparkan keunggulan cakupan layanan MSC. MSC kini memiliki pangsa pasar yang lebih luas dan cakupan layanan yang lebih baik dibandingkan dengan Gemini Cooperation, sebuah aliansi baru yang dibentuk Maersk dan Hapag-Lloyd.

Dengan struktur perdagangan timur-barat yang terus berkembang, MSC berhasil mendominasi rute-rute utama, menawarkan lebih banyak weekly service dibanding dengan pesaing-pesaingnya. MSC, menurut Linerlytica, dapat menyediakan jumlah weekly service yang sama atau bahkan lebih banyak di empat rute utama jika dibandingkan dengan gabungan Maersk dan Hapag-Lloyd.

Keunggulan tersebut dicapai melalui armada kapal yang sepenuhnya dikelola oleh MSC, serta kemitraan selektif dengan berbagai aliansi, termasuk Premier Alliance di rute Eropa Utara dan Mediterania, serta Zim di rute Pantai Timur AS dan Pacific Northwest.

Saat ini, menurut data Alphaliner, kapasitas MSC unggul 1,87 juta TEU dibandingkan Maersk. Jika nantinya ditambah dengan pesanan baru, keunggulannya akan semakin melebar, hingga 2 juta TEUs.

MSC diprediksi akan semakin memperbesar keunggulannya dalam beberapa bulan mendatang, menciptakan jurang yang semakin lebar dengan pesaing terdekatnya.

Perubahan yang terjadi dalam industri pelayaran ini menandakan kemajuan signifikan bagi MSC, yang menunjukkan betapa pentingnya strategi mandiri dan kemitraan selektif dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Dengan armada yang terus berkembang dan penguasaan rute-rute utama, MSC tak hanya memperkokoh posisinya sebagai yang terdepan dalam industri shipping, tetapi juga menunjukkan kemampuannya dalam merespons kebutuhan pasar global yang semakin kompleks.