Skip to content

Maersk Soroti Sejumlah Tantangan Bisnis Logistik Asia-Pasifik, Apa Saja?

Pasar logistik di kawasan Asia Pasifik masih dibayangi ketidakpastian di tengah dinamika perdagangan global, ketidakseimbangan peralatan, dan potensi kongesti musiman. Hal itu diungkapkan perusahaan pelayaran global Maersk dalam laporan pasar Asia Pasifik edisi Agustus 2025 yang dirilis Jumat (8/8/2025).

Maersk melihat lanskap pelayaran di Asia yang “dinamis dan kompleks”, dipengaruhi oleh fluktuasi permintaan serta ketidakpastian geopolitik yang terus membayangi arus perdagangan.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Kendati demikian, Maersk menegaskan posisinya sebagai perusahaan pelayaran paling andal secara global. Berdasarkan laporan Sea-Intelligence edisi Mei 2025, Maersk mencatat tingkat keandalan jadwal sebesar 76 persen, melampaui rata-rata industri global yang berada di angka 66 persen.

“Keandalan menjadi kunci di tengah pasar yang tidak menentu saat ini,” tulis Maersk dalam pernyataan resminya.

“Konsistensi layanan kami membantu pelanggan dalam mengelola risiko dan menyusun strategi rantai pasok yang lebih efisien.”

Laporan juga menyoroti pentingnya kota-kota seperti Shanghai, Hong Kong, Singapura, dan Bangkok sebagai simpul utama angkutan udara. Kota-kota tersebut memainkan peran strategis dalam konsolidasi dan pengalihan rute kargo, khususnya saat terjadi gangguan rantai pasok akibat faktor musiman atau geopolitik. Peran ini semakin vital untuk pengiriman barang sensitif waktu menuju pasar konsumen di Asia dan kawasan lain.

Di sisi darat, aktivitas logistik mengalami pertumbuhan pesat sepanjang 2025, didorong oleh desentralisasi industri manufaktur, peningkatan konsumsi dalam negeri, serta arus perdagangan intra-regional yang menguat.

Merespons tren tersebut, Maersk mengumumkan ekspansi koridor angkutan darat lintas negara, termasuk rute Tiongkok–Vietnam, Thailand–Malaysia–Singapura, serta India–Bangladesh. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas dan ketahanan logistik di daratan Asia.

“Kemampuan logistik terpadu menjadi krusial untuk menjawab tuntutan pelanggan kami yang terus berkembang,” ujar perusahaan asal Denmark itu.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Laporan ini mencerminkan bagaimana pelaku logistik besar seperti Maersk terus menyesuaikan strategi di tengah perubahan lanskap perdagangan global, dengan menitikberatkan pada investasi infrastruktur dan peningkatan keandalan layanan.