Skip to content

Port Surcharge Tak Goyahkan Layanan Cosco dan OOCL ke Pasar Amerika

Dua raksasa pelayaran asal Tiongkok, Cosco Shipping Lines dan anak usahanya Orient Overseas Container Line (OOCL), memastikan tetap melayani pasar Amerika Serikat meskipun Negeri Paman Sam akan memberlakukan biaya tambahan layanan pelabuhan (port surcharge) terhadap kapal-kapal Tiongkok. Kebijakan ini dijadwalkan akan berlaku efektif mulai 14 Oktober 2025.

Langkah Amerika Serikat ini merupakan tindak lanjut dari investigasi yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) terkait dominasi Tiongkok dalam industri pembangunan kapal.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Biaya tambahan ini tidak hanya menyasar operator kapal asal Tiongkok, tetapi juga operator lain yang menggunakan kapal buatan Tiongkok saat memasuki pelabuhan-pelabuhan di AS.

Cosco dan OOCL termasuk yang paling terdampak oleh kebijakan tersebut, mengingat keduanya merupakan operator sekaligus pemilik kapal asal Tiongkok. Berbeda dengan operator internasional lain yang baru terkena dampak jika menggunakan kapal buatan Tiongkok, Cosco dan OOCL menghadapi beban ganda. Sebagai informasi, Cosco Shipping merupakan perusahaan induk dari OOCL, yang berbasis di Hong Kong.

Meski demikian, kedua perusahaan memastikan komitmennya untuk tetap hadir di pasar logistik Amerika Serikat.

“Meskipun biaya layanan pelabuhan dapat menimbulkan tantangan operasional tertentu, Cosco Shipping Lines tetap yakin akan kemampuan kami dalam menyediakan layanan yang stabil dan andal di Amerika Serikat,” demikian pernyataan resmi Cosco.

Lebih lanjut, Cosco menyebut tengah melakukan penyesuaian dan peningkatan dalam portofolio produk untuk merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang. Perusahaan juga berjanji mempertahankan tarif dan biaya tambahan yang tetap kompetitif, dengan kebijakan yang disesuaikan dengan dinamika pasar global.

OOCL pun menyuarakan optimisme serupa. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan komitmen jangka panjang terhadap pasar Amerika Serikat, di tengah tekanan biaya yang tak terelakkan.

“Selama beberapa dekade, OOCL telah menjadi mitra tepercaya dalam mendukung arus ekspor-impor Amerika Serikat. Komitmen tersebut tidak berubah meskipun terdapat beban finansial baru,” ujar manajemen OOCL.

OOCL menyebut bahwa masa depan bisnis mereka di pasar Amerika tetap kuat. Mereka bertekad menjaga kepentingan pelanggan dengan menyediakan layanan logistik yang komprehensif, aman, dan terpercaya.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Kebijakan port surcharge ini pertama kali diumumkan oleh pemerintah Amerika Serikat pada April 2025. Pemerintah memberi tenggat waktu sekitar 180 hari sebelum pemberlakuan resmi, sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali industri galangan kapal domestik AS, yang selama beberapa dekade tertinggal dari dominasi Tiongkok.