*Gemilang Tarigan, Ketum DPP Aptrindo
Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengusulkan agar pembatasan jam operasional truk pkl. 06.00 sampai pkl. 09.00 di Tol Jakarta – Cikampek dicabut untuk mendorong kelancaran arus barang melalui jalan tersebut.
Usul itu disampaikan Aptrindo dalam Rapat Pembahasan Pengaturan Angkutan Barang yang digelar Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) , Rabu kemarin (27/03/2019).
Ketum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan usai mengikuti rapat mengatakan arus angkutan barang ekspor/impor termasuk domestik perlu dipercepat untuk mengantisipasi pembatasan operasional angkutan barang terkait dengan angkutan Lebaran sekitar Mei – Juni mendatang.
Tarigan mengatakan eksportir produsen (pabrikan) mulai mengeluhkan hambatam terhadap kelancaran angkutan barang di Tol Jakarta – Cikampek. Mereka mengancam akan mengalihkan investasinya ke negara lain jika keluhan mereka tidak ditanggapi.
Bincang bincang dengan Indonesia Shipping Gazette, Tarigan mengatakan untuk mengatasi kemacetan, Aptrindo juga mengusulkan agar pemberlakuan sistem ganjil-genap di Jakarta diperluas.
Dalam rapat yang juga dihadiri operator pelabuhan, PT Pelindo II, Aptrindo minta Pelindo II sebagai pengelola Pelabuhan Tanjung Priok membuat standar pelayanan agar lamanya truk menunggu layanan (Time Round Truck-TRT) menjadi terukur dan tidak berlama lama di dalam pelabuhan, katanya.

