Skip to content

KALOG Hubungkan Angkutan Barang Berbasis KA ke Kawasan Industri

*

Menegaskan komitmen dalam memperlancar sistem logistik nasional, KALOG menawarkan konektivitas layanan angkutan barang berbasis KA ke kawasan Industri.

Karawang — PT Kereta Api Logistik (KALOG), salah satu anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) hari ini meresmikan dan mengoperasikan Stasiun Terminal Barang Klari, Karawang sebagai salah satu wujud komitmen Perusahaan dalam peningkatan layanan angkutan barang. Pengoperasian Stasiun Terminal Barang Klari ditandai dengan pemberangkatan rangkaian KA Kontainer relasi Klari – Kalimas dengan stamformasi 20 GD atau setara dengan 40 TEUs.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:
Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Plt. Direktur Utama PT Kereta Api Logistik, Junaidi Nasution mengungkapkan “Perseroan sangat memahami bahwa faktor kemudahan akses dan waktu tempuh merupakan kunci utama bagi kelancaran rantai logistik. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Perseroan mengambil langkah inisiatif dan strategis dengan menghubungkan angkutan barang berbasis KA ke kawasan industri melalui Stasiun Terminal barang Klari yang akan melayani Cikarang, Karawang, Cikampek, Purwakarta dan sekitarnya. Berada di pusat titik kawasan Industri, stasiun terminal barang klari menawarkan kemudahan akses yang juga akan berdampak positif pada efektivitas dan efisiensi”. Junaidi melanjutkan “Dengan potensi sekitar 2.000 TEUS per bulan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perusahaan khususnya pada layanan KA Kontainer“  (21/12).Sementara Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Api Logistik, Sugeng Priyono menambahkan bahwa Stasiun Terminal Barang Klari diproyeksikan akan menjadi hub/ transhipment layanan ke berbagai relasi (rute) seperti Bandung, Cilegon, Semarang, Surabaya dan sekitarnya. Lebih lanjut, stasiun terminal barang Klari juga akan menghubungkan titik-titik layanan yang tersedia sehingga menawarkan beragam pilhan relasi untuk memenuhi masing-masing kebutuhan pelaku usaha. Dengan luas 18.681 M 2 , saat ini Stasiun Terminal Barang Klari memiliki fasilitas Container yard dengan kapasitas lebih dari 400 Teus dan akan dikembangkan menjadi 1.000 TEUS pada tahun 2018”. Stasiun terminal barang klari juga dilengkapi dengan fasilitas overcaping yang terhubung langsung dengan jalur kereta dan memungkinkan kegiatan bongkar-muat dapat dilakukan dalam overcaping sehingga menekan risiko kerusakan barang akibat faktor cuaca. Ketersediaan overcaping tersebut menjadi fasiltas yang ideal bagi angkutan komoditas seperti semen, plat koil, calsium carbonate dan komoditas lainnya. Hadirnya Stasiun terminal barang Klari telah melengkapi layanan yang disediakan Perusahaan dan diharapkan dapat mendorong pengalihan beban jalan ke kereta api. Pengalihan tersebut akan mengurangi beban jalan yang berlebih sehingga akan berkontribusi terhadap lifetime infrastruktur jalan serta mengurangi kepadatan jalan raya. Konektivitas angkutan KA barang dengan kawasan industri merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam memperlancar sistem logistik nasional. Kontribusi KALOG dalam sistem logistik nasional juga diwujudkan melalui beragam langkah ekspansif lainnya seperti konektivitas kereta api kontainer ke Pelabuhan Tanjung Priok melalui relasi Jakarta International Container Terminal (JICT) – Cikarang Dry Port (CDP) serta menghubungkan semarang baik dari Jakarta ataupun Surabaya dan menjadi layanan angkutan kontainer berbasis KA satu-satunya di Semarang.