Aptrindo Sambut Baik Auto Gate System di Pelabuhan Tanjung Priok

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyambut baik rencana Pelabuhan Tanjung Priok menerapkan layanan pas pelabuhan non tunai dengan menerapkan Auto Gate System.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta Mustajab Susilo Basuki kepada Indonesia Shipping Gazette usai mengikuti sosialisasi tentang rencana tersebut di Pelabuhan Cabang Tanjung Priok, Rabu (3/5/2018).

Mustajab mengatakan Aptrindo sangat mendukung rencana Auto Gate System di Gate 1, 8 dan Gate 9 dengan harapan dapat mengurangi crowded  di dalam pelabuhan. Karena bagi angkutan belum saatnya masuk disediakan tempat parkir (buffer area) di lahan seluas 2 ha eks lahan Pasific Paint. Uji coba Auto Gate System direncanakan pertengahan Mei, kata Mustajab.

Dengan tertibnya keluar masuk truk angkutan barang sekaligus  dapat menjamin Pelabuhan Tanjung Priok  comply dengan ISPS Code (Inernational Ship and Port Facility Security )  Code, ujar Mustajab.

“Yang tak kalah pentingnya,” kata Mustajab, Sistem Informasi Angkutan Barang (SIAB) yang sudah dibangun Aptrindo nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal. Aptrindo sudah investasi untuk memasang  Radio Frequency Identification (RFID) Reader  yang dapat memantau truk ke luar masuk di Gate 1, 8 dan 9 (3 Gate In dan 2 Gate Out) tapi belum dimanfaatkan optimal.

“Kita juga sudah membuat Driver Identification Data (DID) untuk para sopir agar saat dia bawa angkutan dapat terpantau no kendaraan, nama sopir dan nama perusahaannya.”

Dengan Auto Gate System di Pintu 1,8 dan 9 ini SIAB yang kita bangun dapat dimanfaatkan secara optimal. Tinggal menambah sistem agar portal untuk ke luar masuk truk di Gate tadi  terkoneksi dengan SIAB.

Menurut Mustadjab jumlah truk yang terdaftar di Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 30.000 unit atau sekitar 6000 unit perhari ke luar masuk pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara truk milik anggota Aptrindo DKI yang sudah terdaftar  mengikuti SIAB tercatat sekitar 8000 dari 17.000 unit kendaraan.

Kepala Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Mulyadi Iskandar saat dikonfirmasi belum mau bicara.  “Nanti wartawan akan kita undang khusus untuk jelaskan hal tersebut,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *