Skip to content

CMA CGM Cetak Laba $567 Juta Pada Kuartal 3, Naik Hampir 13 Kali Lipat dari Tahun Lalu

Kendati ekonomi global masih tertekan karena menyebarnya pandemi Covid-19, sejumlah perusahaan pelayaran malah meraih keuntungan fantastis. Dalam laporan terbaru, laba bersih perusahaan pelayaran CMA CGM selama kuartal 3 (3Q2020) yakni pada periode Juli-September 2020, tercatat sebesar $567 juta, naik hampir 13 kali lipat dibanding laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar $45 juta.

Sementara pendapatan kotor (revenue), kendati tidak dinyatakan persentasenya, juga mengalami kenaikan. Selama periode tersebut, perusahaan pelayaran Perancis ini membukukan pendapatan total sebesar $8,1 miliar.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Mulai menggeliatnya volume perdagangan setelah turun cukup dalam selama merebaknya pandemi Covid-19 serta meningkatnya kontribusi unit bisnis logistik menjadi dua faktor kunci yang berdampak pada peningkatan pendapatan. Sementara itu, kenaikan laba bersih yang cukup tajam, di samping karena faktor peningkatan pendapatan, juga dipicu oleh efisiensi biaya operasional yang cukup signifikan.

“Pada periode Juli-September, kami mengalami kinerja yang fantastis, baik dari sisi kinerja operasional maupun kinerja keuangan,” kata CEO CMA CGM Rodolphe Saadé, sebagaimana dikutip lloydsloadinglist.com.

“Volume yang kami tangani selama periode tersebut naik signifikan dibanding periode sebelumnya. Bahkan dibanding periode yang sama tahun lalu, ada kenaikan, kendati tidak terlalu signifikan. Disamping karena kenaikan volume, transformasi unit usaha logistik kami yakni CEVA juga sudah membuahkan hasil,” lanjut Rodolphe Saadé.

Pelayaran kontener terbesar ke-3 global ini menangani 5,6 juta TEUs kontener selama 3Q2020, naik 16,8% dibanding kuartal sebelumnya (2Q2020) yakni pada periode April-Juni 2020, serta naik 1% dibanding periode yang sama tahun lalu (3Q2019).

Rodolphe Saadé: “Kami mengalami kinerja yang fantastis, baik dari sisi kinerja operasional maupun kinerja keuangan.”

Laba bersih CMA CGM naik sangat tajam. Tercatat, laba bersih pada 3Q2020 sebesar $567 juta, naik hampir 13 kali lipat dibanding laba pada periode yang sama tahun lalu (3Q2019) sebesar $45 juta.

Memang, laba bersih tersebut turut terbantu oleh semakin membaiknya kinerja unit usaha logistiknya. CEVA sendiri membukukan laba bersih sebesar $1 juta pada periode tersebut, jauh lebih baik dibanding kerugian sebesar $44 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Efisiensi Biaya Operasional

Kenaikan laba bersih CMA CGM juga terbantu oleh rendahnya biaya operasional. Dibanding tahun lalu, biaya operasional turun cukup besar yang dipicu oleh turunnya biaya bahan bakar menyusul semakin turunnya harga minyak global.

EBITDA CMA CGM pada 3Q2020 tercatat sebesar $1,7 miliar, naik 68% dibanding tahun lalu. Hal yang sama juga terjadi pada marjin EBITDA yang mengalami kenaikan sebesar 21%.

Penurunan biaya operasional juga terlihat pada menurunya biaya per unit container. Menurut laporan perusahaan tersebut, pada 3Q2020, cost per unit container mencapai $845, turun 6,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

“Ini dipicu oleh turunnya harga minyak serta kebijakan ‘cost cut’ perusahaan,” kata CMA CGM.