Aturan IMO 2020 Picu Kenaikan Biaya Bunker CMA CGM Sebesar $100 Juta pada Q1

Biaya bunker perusahaan pelayaran CMA CGM selama triwulan pertama (Q1) 2020 naik sebesar 11% dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut dipicu oleh penerapan aturan IMO (International Maritime Organization) tentang kewajiban menggunakan bahan bakar ber-sulfur rendah – low sulphur marine fuel oil (LSMFO).

Menurut laporan perusahaan sebagaimana ditulis London’s Argus Media, pengeluaran perusahaan pelayaran Perancis tersebut untuk bunker tercatat sebesar US$975 juta. Ada kenaikan sebesar $100 juta dibanding dengan Q1 2019, atau naik sebesar 11%.

Menurut aturan IMO yang mulai efektif pada 1 Januari 2020, semua kapal yang belum dilengkapi scrubber, wajib menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 0,5%. Sedangkan kapal yang sudah dilengkapi scrubber dibolehkan menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 3,5% (high sulphur marine fuel oil/HSMFO).

Aturan tersebut memicu kenaikan pengeluaran pelayaran untuk pembelian bunker secara signifikan, terutama pada Q1 di mana harga bahan bakar LSMFO jauh lebih mahal. Pada awal tahun, harga bunker LSMFO di beberapa hub supplier seperti Singapura, Fujairah, dan Rotterdam, mencapai $600-$780/ per ton, jauh lebih tinggi dibanding HSMFO yang rata-rata saat itu hanya pada $300-400 per ton.

Sejak April, menyusul jatuhnya harga minyak dunia, harga bunker turun dratis, hingga kurang dari $250 per ton untuk LSMFO. Hingga saat ini, harga bunker bahan bakar tersebut masih rendah, kurang dari $300 per ton. Ini lebih rendah dari harga HSMFO pada periode yang sama tahun 2019 yang berkisar antara $300-400 per ton.

Untuk meng-cover biaya tersebut, pada awal tahun, CMA CGM mengambil kebijakan penerapan fuel surcharge. Namun, sejalan dengan turunnya harga minyak, surcharge tersebut sudah dihapus.

Kendati ada peningkatan biaya, pada Q1, pelayaran ini tetap mencetak laba, dengan laba bersih (net profit) tercatat sebesar $48 juta, naik dari $43 juta pada Q1 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *