Mulai Stabil, Freight Rate Diperkirakan Berangsur Turun

Freight rate nampaknya sudah mencapai titik puncak dan diperkirakan akan berangsur turun dalam beberapa minggu ke depan, kendati masih jauh dari normal. Hal ini terlihat dari data indeks gabungan (World Container index – WCI) Drewry yang di-release minggu lalu.

 

Indeks WCI Drewry menunjukkan kestabilan indeks gabungan serta spot rate dalam perdagangan minggu lalu. Menurut Drewry, ini pertama kali terjadi setelah selama 22 minggu mengalami peningkatan secara berturut-turut.

 

Indeks WCI – yang merupakan indeks gabungan spot rate pada delapan rute utama antara AS, Eropa dan Asia – tercatat sebesar $10.377,19 per peti kemas 40ft pada perdagangan minggu lalu. Dibanding minggu sebelumnya, angka ini tidak mengalami peningkatan. Memang dibanding minggu yang sama tahun lalu, indeks ini masih jauh lebih tinggi hampir empat kali lipat (299% lebih tinggi).

Tarif (spot rate) pada rute Shanghai – Rotterdam, Rotterdam – Shanghai, Shanghai – Los Angeles dan Rotterdam – New York tidak mengalami kenaikan dari minggu sebelumnya. Menurut Drewry, hal ini terjadi menyusul keputusan dua pelayaran besar – CMA-CGM dan Hapag-Lloyd – untuk menghentikan kenaikan spot rate karena dinilai sudah berada pada level rekor tertinggi.

Memang, dinamika spot rate antara rute-rute utama tersebut masih terjadi perbedaan, ada yang stabil, ada yang mengalami penurunan, tetapi masih ada juga yang mengalami kenaikan.

Untuk rute Shanghai – Genoa misalnya, masih mengalami kenaikan sebesar 1% ($144), menjadi $13.646/40ft. Namun, spot rate New York – Rotterdam turun 8% ($91), menjadi $1.107/40ft. Rute Shanghai – New York juga mengalami penurunan sebesar 2%, $15.849/40ft. Hal yang sama terjadi untuk rute Los Angeles – Shanghai yang trurun 3%, menjadi $1.404/40ft.

Trend ini, menurut Drewry, akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *