Skip to content

Aksi Rute Rebut Slot, Intra-Asia Kalah Telak, Kehilangan 11% Slot

Pada tahun lalu (2021), total slot kapal peti kemas global mencapai 24,97 juta TEUs, tumbuh 4,5% dari tahun sebelumnya (2020). Namun, pertumbuhan tersebut tidak menguntungkan semua rute pelayaran. Bahkan, sejumlah rute tertentu, slot yang tersedia malah mengalami penurunan.

Hal tersebut terjadi karena aksi perusahaan pelayaran yang mengalihkan kapalnya pada rute-rute yang gemuk, terutama untuk rute Asia-AS dan Asia-Eropa. Pelayaran sendiri mengakui, hal ini terutama untuk menjamin keberlangsungan service mereka yang terganggu karena kongesti di pelabuhan-pelabuhan AS dan Eropa. Apalagi tak dipungkiri, margin keuntungan dari rute-rute tersebut jauh lebih tinggi dibanding rute-rute lainnya.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Menurut Alphaliner, perdagangan Asia-Amerika Utara merupakan pasar yang paling menggiurkan pelayaran tahun lalu karena volume perdagangan meningkat tajam, menyusul kuatnya permintaan market di AS. Namun pada sisi lainnya, kongesti di pelabuhan-pelabuhan  AS sangat berimbas pada pada kinerja pelayaran.

Implikasinya, untuk menjamin frekwensi layanannya (sebagian besar weekly service), hampir semua pelayaran yang melayani rute tersebut melakukan aksi penambahan slot. Data Alphaliner memperlihakan ada penambahan slot sebesar 1,3 juta TEUs pada tahun lalu, meningkat 31% dari tahun 2020. Memang, separuh dari penambahan slot tersebut lebih merupakan solusi mengurangi dampak dari waktu tunggu yang lama pada pelabuhan-pelabuhan pantai barat AS.

Rute lain yang memenangkan perebutan slot tahun lalu adalah Asia-Eropa. Alphaliner mencatat ada penambahan 10% slot pada rute tersebut. Beda dengan rute Asia-Amerika yang sebagian besar slot bertambaha karena operator menambah jumlah kapal yang dioperasikan pada layanan regular, penambahan slot pada rute Asia-Eropa lebih banyak karena ada penambahan pelayaran yang bersifat ad-hoc (non-reguler).

Ada aksi sewa kapal untuk rute non-reguler karena ketersediaan slot pada rute regular tidak cukup untuk mengatasi kenaikan volume pengiriman. Aksi sewa kapal kecil juga dilakukan oleh pemilik barang besar untuk mengatasi tingginya rate pada rute reguler.

Rute lain yang mendaptakan penambahan slot tahun lalu adalah rute Amerika Latin, yang mengalami peningkatan kapasitas sebesar 6%.

Selain itu, rute-rute lainnya menderita penurunan, di mana intra-Asia mengalami penurunan paling dalam. Alphaliner mencatat, intra Asia kehilangan 331.000 slots pada tahun lalu, turun 11% dari total slot 2020.

“Beberapa kapal besar milik pelayaran China yang sebelumnya melayani rute intra-Asia mengalihkan layanan pada rute Transpasifik. Beberapa kapal ukuran yang lebih kecil lainnya juga beralih dari intra-Asia untuk melayani pelayaran ad-hoc (non-reguler) baik ke Eropa maupun AS,” kata Alphaliner.

“Market intra-Asia paling terkena dampak. Sejumlah service tertentu (yang kurang menguntungkan secara bisnis) bahkan dihentikan karena kapal-kapalnya dialihkan ke rute lain.”

Sementara itu, slot rute Afrika dengan sejumlah destinasi baik ke Asia, Eropa, dan AS juga terkena dampak, turun turun 6% tahun lalu, dengan total slot 1,68 juta TEUs.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Data Alphaliner juga menunjukan intra-Eropa juga kehilangan 48.200 TEUs slot, turun 4,5% dari ketersediaan slot tahun 2020.