Kongesti pada beberapa pelabuhan global telah memaksa sejumlah operator kapal mengalihkan rutenya ke pelabuhan lain. Sebagai akibatnya, jumlah kunjungan kapal terjadwal di beberapa pelabuhan besar Eropa mengalami penurunan yang signifikan.
Beberapa Pelabuhan besar Eropa seperti Felixstowe, Rotterdam, Hamburg, dan Antwerp mengalami penurunan jadwal kunjungan kapal dalam 5 bulan terakhir. Secara akumulatif, sebagaimana dilaporkan Alphaliner, pelabuhan-pelabuhan kehilangan 25% jadwal kunjungan dari yang seharusnya, terutama dari rute Far East.
Analis Alphaliner dihitung dari total kunjungan pada 18 rute layanan Far East dari tiga aliansi besar pelayaran (The Alliance, 2M, dan Ocean Alliance) selama 22 minggu antara 1 Juli sampai 2 Desember 2021. Ketiga aliansi besar yang melibatkan beberapa pelayaran besar seperti Maersk, MSC, Hapag, CMA CGM, ONE, dan lainnya merupakan pemain utama pada rute tersebut dengan total market share mencapai 80%.
Total call (jadwal kunjungan) yang terpaksa dialihkan pada pelabuhan-pelabuhan tersebut dalam 5 bulan terakhir mencapai 383 unit.
Persentasi tertinggi dialami oleh Pelabuhan Felixstowe (Inggris) yang kehilangan sekitar 40% call dari yang seharusnya. Hal ini juga terkonfirmasi pada data yang di-release oleh operator pelayaran itu sendiri. Pada bulan Oktober, misalnya, Maersk mengakui bahwa mereka mengalihkan jadwalnya dari Felixstowe ke pelabuhan Eropa lainnya dan terpaksa menggunakan kapal feeder ke Inggris agar jadwal mother vessel tidak terganggu.
The Alliance, yang beranggotakan Hapag-Lloyd, Yang Ming, ONE, dan HMM, menurut Alphaliner, telah membatalkan 6 call, dari total 22 call yang dijadwalkan.
Bersamaan dengan pengurangan call pada pelabuhan-pelabuhan besar tersebut, pelayaran telah menambahkan 77 layanan feeder ke Pelabuhan-pelabuan kecil di Eropa.

