Aliansi Pelayaran Kurangi Jadwal Pelayaran, Ini Rute-Rute yang Dipangkas

Dua aliansi pelayaran besar dunia – THE Alliance dan 2M Alliance- telah mengumumkan pemangkasan jumlah jadwal pelayarannya terhitung mulai bulan ini (April) hingga pertengahan Juni. Hal ini dilakukan sebagai reaksi atas penurunan permintaan dan langkah antisipasi atas kelanjutan turunnya volume pada kuartal ke-2 tahun ini.

THE Alliance, yang beranggotakan – Hapag-Lloyd, Yang Ming,  dan Ocean Express Network (ONE) baru saja mengumumkan pengurangan sebanyak 32 pelayaran pada pada rute-rute Asia-Europa, trans-Pacific, dan trans-Atlantic yang akan mulai efektif pada bulan ini.

Pengumuman yang sungguh mengejutkan para pemilik barang (shippers) dan forwarders tersebut terpaksa dilakukan secara mendadak mengingat permintaan yang terus merosot tajam.

Dengan permintaan dari pasar negara-negara Eropa dan negara-negara Amerika Utara yang terus menurun menyusul kebijakan lockdown di negara-negara tersebut dalam rangka mencegah penyebaran covid-19, aliansi-aliansi tersebut melakukan sejumlah penyesuaian.

Selama minggu ke-15 (mulai 6 April) sampai minggu ke-18 (27 April ), THE Alliance akan menangguhkan tujuh pelayaran rute Asia-Eropa Utara, lima pelayaran pada rute Asia-Mediterania, 11 pelayaran pada rute Asia-Amerika (US West Coast), lima pelayaran pada rute Asia-Amerika (US East Coast), dan empat pelayaran pada rute trans-Atlantic. Menurut estimasi Alphaliner, penangguhan tersebut akan berdampak pada idle-nya 15 kapal dengan total kapasitas mencapai 235,000 TEU.

“Karena pandemic covid-19 yang tak bisa diprediksi serta turunnya permintaan yang begitu tajam, kami, anggota THE Alliance sudah memutuskan untuk memodifikasi jadwal pelayaran kami pada bulan April,” demikian pernyataan yang disampaikan Hapag Lloyd mewakili THE Alliance sebagaimana dikutip IHS Media.

Sebelumnya, aliansi pelayaran 2M Alliance yang beranggotakan Maersk dan MSC (Mediterranean Shipping Co) pada minggu lalu mengumumkan pengurangan jadwal pelayaran dengan menghentikan sementara layanan AE2/Swan dan AE20/Dragon selama kuartal ke-2 tahun ini. Pemberhentian yang secara resmi dimulai pada 6 April hingga pertengahan Juni ini akan berdampak pada pengurangan kapasitas Asia-Eropa Utara sebesar 21% dan Asia-Mediterania sebesar 22%.

Maersk sendiri juga akan menangguhkan lima jadwal pelayaran dari China ke Eropa Utara antara 13 April hingga 11 Mei.

Sementara itu, Orient Overseas Container Line (OOCL) telah mengumumkan menghentikan 14 jadwal pelayaran rute trans-Pacific antara April 5 hingga 30 Mei, juga karena permintaan yang menurun drastic pada rute ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *