Pendapatan pelayaran OOCL (Orient Overseas Container Line) pada kuartal pertama tahun ini (Q1 2022) yang berakhir 31 Maret mengalami peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu, kendati volume yang diangkut mengalami penurunan.
Menurut laporan persuahaan sebagaimana dimuat hellenicshippingnews, pendapatan OOCL pada Q1 mencapai USD5,16 miliar (unaudited), naik 71.0% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, volume yang ditangani pelayaran yang berbasis di Hong Kong ini mengalami penurunan sebesar 9.2%. Demikianpun dengan load factor yang turun sebesar 2.6%.

Kenaikan pendapatan OOCL terdongkrak oleh dengan kenaikan freight rate selama periode tersebut dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat, pendapatan per TEU-nya mengalami peningkatan yang luar biasa, sebesar 88,3% dibanding periode yang sama pada 2021.
Kendati demikian, Dewan Direksi OOCL menjelaskan laporan ini masih bersifat sementara dan belum diaudit sehingga tidak bisa dijadikan referensi akhir, terutama bagi investor dan pemegang saham.
Para investor dihimbau untuk tetap hati hati dalam melakukan transaksi (jual beli saham).

