Skip to content

MSC Memesan Selusin Kapal 16.000 TEU di Yangzijiang

  • by

Pada 6 Oktober 2022, Yangzijiang Shipbuilding mengkonfirmasi bahwa MSC telah memesan selusin kapal kontainer 16.000 TEU berbahan bakar ganda LNG dengan total nilai kontrak sebesar USD 2,16 miliar. Pesanan kapal tersebut termasuk diantara total pesanan baru senilai USD 2,51 miliar yang masuk antara Agustus hingga awal Oktober 2022.

Kapal-kapal tersebut diharapkan akan dikirim dari akhir 2024 hingga pertengahan 2025 dan menjadikan buku pesanan MSC saat ini 114 kapal lebih dari 1,56 juta TEU. Operator terbesar itu kini memiliki kapasitas operasi sebesar 4,5 juta TEU.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Chairman Yangzijiang, Ren Letian mengungkapkan bahwa pesanan baru ini menjadikan buku pesanan yang sedang dikerjakan menjadi USD 10,27 miliar, merupakan nilai tertinggi dalam sejarah, dan memperluas visibilitas pendapatannya hingga pertengahan 2025. Tahun ini Yangzijiang telah mendapatkan pesanan baru 40 kapal senilai sekitar USD 3,6 miliar yang melebihi target tahun 2022 sebesar USD 2 miliar.

Ren menyatakan, “Peraturan lingkungan yang lebih ketat dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan permintaan kapal ramah lingkungan dan kami siap untuk menjadi penerima manfaat dari pertumbuhan ini.”

Analis CIMB Securities Lim Siew Khee mencatat bahwa koreksi tarif angkutan peti kemas baru-baru ini mulai membuat pemilik kapal enggan memesan lebih banyak kapal baru, sehingga Yangzijiang tidak mungkin terkena pembatalan pesanan.

Data Clarksons menunjukkan bahwa dalam delapan bulan pertama tahun ini, pesanan pembuatan baru kontainer turun 78% menjadi 13 kapal, karena tarif angkutan bulanan rata-rata merosot sebesar 31%.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Lim berkata, “Sebagian besar pelanggan yang ada pada buku pesanan Yangzijiang merupakan pemilik kapal besar yang didukung secara finansial dan kini Yangzijiang menerima deposit sebesar 40% sebelum pengiriman (10% setelah konfirmasi pesanan, 30% pembayaran tanda jadi), dibandingkan deposit sebelumnya yang hanya 30%.”