Skip to content

Punya Manpower Berkualitas, PTK Siap Jadi Penyedia Tenaga Maritim Skala Global

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) telah melakukan rebranding untuk tiga anak usahanya, di antaranya adalah Pertamina Marine Solutions (PMSol), yang memiliki fokus bisnis pada Manpower Supply, Crewing, Ship Management, dan General Services.

Dengan rebranding tersebut, PTK bertekad menjadi institusi pemasok tenaga di bidang jasa maritim (marine) terdepan untuk semua anak usaha perusahaan. “Ke depannya, subholding yang membutuhkan tenaga maritim haruslah dari PTK, karena kami memiliki networking dan kader-kader yang berkualitas,” jelas Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Terkait hal itu, pihak PTK akan membuat sistem dimana setiap anak usaha yang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) atau tenaga maritim harus ke PTK. Dengan begitu, ruang lingkup kegiatan pekerja PTK tidak hanya sebatas di PTK saja.

“Untuk mencapai target itu, perusahaan terus melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas serta kemampuan pekerja. Manajemen akan melakukan berbagai kegiatan pengembangan SDM, seperti mengirim tugas belajar ke luar negeri, studi di universitas yang termasuk dalam 50 universitas ternama di dunia, magang atau benchmark di perusahaan-perusahaan multinasional, serta mengikutsertakan pekerja mendapatkan berbagai sertifikasi dan pendidikan lainnya,” kata Nepos.

Lanjutnya, dengan adanya peningkatan kemampuan, dan kepemilikan sejumlah sertifikasi, akan membuka wawasan pekerja dalam menjalankan tugas-tugasnya yang tentu nantinya akan berdampak positif pada perusahaan.

Bagi PTK, Human Capital Management (HCM) memiliki peran strategis terkait pengembangan SDM PTK, dan telah diintegrasikan dengan Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) dan Key Performance Indicators (KPI) tahunan PTK.

“Adapun komitmen pengembangan HC dalam RJPP yaitu: Becoming Reliable Partner, Ensuring Best In Class Productivity, and Growing Remarkable Talent,” jelas Nepos.

Menurutnya, HCM berperan penting dalam memastikan rasio HC Productivity (perbandingan antara indikator kinerja perusahaan dengan jumlah pekerja) terkendali dan semakin meningkat seiring waktu. HCM juga dapat memastikan organisasi PTK menyesuaikan dengan tantangan bisnis dan sesuai dengan visi subholding Integrated Marine Logistics (IML) dan PT Pertamina (Persero).

Saat ini, PTK memiliki banyak pekerja yang sudah berpengalaman di dunia kemaritiman. Selain itu, pekerja dari golongan milenial juga terus bertambah, yang nantinya akan mengisi posisi-posisi strategis di level senior. Dalam menjembatani pengembangan karir seiring dengan kemajuan perusahaan, para pekerja senior akan terus membimbing dan membuka wawasan pekerja junior, dan terlibat langsung dalam kegiatan bisnis dengan pihak eksternal PTK.

“Untuk melakukan penetrasi pasar, perusahaan telah mengalokasikan anggaran khusus setiap tahunnya dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk peningkatan kompetensi SDM, termasuk diantaranya pelaksanaan training, sertifikasi, upskilling hingga assessment program,” tutup Nepos.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Sebagai informasi, PTK adalah anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), dan bagian dari subholding Integrated Marine Logistics, yang menyediakan berbagai jenis jasa maritim terintegrasi. Dahulu perusahaan bernama PT Pertamina Tongkang dan berdiri pada 9 September 1969. Lalu berganti nama menjadi PT Pertamina Trans Kontinental pada 29 November 2011. Hingga saat ini PTK telah mengelola 104 pelabuhan Pertamina serta 343 armada kapal.