Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas keberangkatan peserta program mudik gratis sepeda motor (motis) dengan kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat ( 5 April ).
Acara pelepasan program motis, yang diangkut dengan kapal laut Pelni KM Dobonsolo, dilakukan di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok.
Ini merupakan keberangkatan pertama dari total rangkaian empat keberangkatan mudik gratis yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
Di kesempatan pertama, pada Jumat, 5 April 2024, KM Dobonsolo memberangkatkan jumlah pemudik terdaftar sebanyak 1.069 unit sepeda motor dan jumlah penumpang 2.393 orang dari target arus mudik dengan 2 kali keberangkatan sebanyak 2,078 unit sepeda motor dan 4.850 orang penumpang kapal laut.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti program mudik gratis ini, karena mendukung Pemerintah untuk mewujudkan mudik yang ceria dan penuh makna,” kata Menhub Budi Karya.
Lanjutnya, selain itu juga membantu dalam menghindari terjadinya kecelakaan di jalan raya. Karena dengan naik kapal laut, para pemudik bisa istirahat di dalam kapal, sebelum meneruskan perjalanan ke tujuannya masing-masing.
Selain Menhub Budi Karya, acara pelepasan Mudik Ceria ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Pelni Tri Andayani, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Adi Sugiri, serta Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dirjen Perhubungan Laut Hendri Ginting.
PT Pelindo (Persero) Regional 2 Tanjung Priok / Pelindo sebagai operator Pelabuhan Tanjung Priok memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemudik dengan berbagai fasilitas yang memadai sehingga para pemudik bisa dengan nyaman pulang ke kampung halamannya.
Untuk melayani penumpang kapal laut, Pelindo telah membuat Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Terminal Penumpang Nusantara Pura dengan melibatkan Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama, Polres Pelabuhan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Imigrasi dan Instansi terkait lainnya.
Nantinya posko-posko ini dapat mempermudah koordinasi dan pemantauan untuk memastikan kelancaran aktivitas dan arus mudik di Pelabuhan Tanjung Priok.
Selain Posko Bersama, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok juga meningkatkan pelayanan dan fasilitas lainnya di Terminal Penumpang Nusantara Pura, seperti beautifikasi ruang tunggu dan toilet untuk penumpang.
Sejak dimulainya arus mudik dari 26 Maret hingga 3 April2024, jumlah penumpang kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 13.394 penumpang.
Selain beberapa hal diatas, sebagai informasi tambahan, kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok dalam menghadapi libur lebaran yaitu Pelindo telah membuat kebijakan dalam rangka pengaturan lalu lintas dan pengaturan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan lebaran tahun 2024 termasuk jasa penumpukan barang dan peti kemas.
Pelindo akan memberikan keringanan pelayanan jasa penumpukan barang dan peti kemas isi periode 5 April 2024 sampai 16 April 2024 berupa pengenaan diskon tagihan sebesar 50% dengan ketentuan yang berlaku dan tidak berlaku bagi barang dan peti kemas isi yang menumpuk lebih dari 30 hari terhitung sebelum tgl 5 April 2024 dan peti kemas transhipment.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada masa mudik ini juga Pelindo Group melaksanakan mudik bareng jalur darat dengan melibatkan Anak Perusahaan di Pelabuhan Tanjung Priok, rencananya dengan mengunakan angkutan bus sebanyak 55 bus dengan 2750 peserta mudik dengan rute Jakarta ke berbagai daerah di pulau Jawa.

