Skip to content

Dukung Kualitas Udara Bersih, Pelindo Dukung Pelaksanaan Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Salah satu usaha menciptakan kualitas udara yang bersih, maka pada hari Selasa (15 Juli) dilaksanakan Acara Uji Emisi untuk kendaraan kategori N dan O di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) – Hanif Faisol Nurofiq, termasuk Wakil Menteri LH/BPLH – Diaz HendroPriyono, Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) – Hambra, Jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya, Jajaran Dinas Perhubungan Daerah Khusus Jakarta dan instansi terkait dalam pelaksanaan dan penyiapan Uji Emisi tersebut.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Sebagai info, kendaraan kategori N (angkutan barang roda empat atau lebih) dan kategori O (kendaraan bermotor penarik untuk gandengan atau tempel), diklaim sebagai penyumbang buruknya kualitas udara, terutama di Jakarta.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan Uji Emisi, Wadirut Pelindo Hambra mengatakan, Pelindo mendukung upaya-upaya mewujudkan lingkungan dengan kualitas udara yang baik, salah satu nya dengan Uji Emisi ini.

“Pelindo juga telah melakukan kawasan lingkungan pelabuhan ke arah Green Port seperti elektrifikasi alat kerja di Pelabuhan dan penanaman pohon mangrove di sekitar kawasan pesisir penunjang Pelabuhan untuk tetap menjaga kualitas udara tetap baik”, tambahnya.

Sementara itu Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya menegaskan semakin buruknya kualitas udara sekitar, akan mempengaruhi kesehatan masyarakat itu sendiri. Kendaraan kategori N dan O yang tak lain jalan sebagai salah satu penyumbang buruknya kualitas udara perlu di lakukan uji Emisi untuk menjaga kualitas udara itu sendiri

“Sebenarnya kita berharap ada langkah-langkah yang lebih berani dari Pemerintah Daerah Khusus Jakarta untuk mentransformasi angkutan massalnya menjadi alat angkut yang berbasis ramah lingkungan, diantaranya listrik dan gas”, kata Hanif.

Setelah acara dilakukan Uji Emisi terhadap kendaraan angkutan kategori N dan O secara random yang disaksikan langsung oleh Menteri Hanif dan seluruh pejabat yang hadir ditempat.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Uji Emisi ini dilakukan selama dua hari dari tanggal 15 – 16 Juli 2025. Bila kendaraan angkutan lulus Uji Emisi akan langsung mendapatkan Sertifikat Lolos Uji Emisi, dan yang tidak lulus akan mendapat tindakan tegas berdasarkan Undang undang dan Pergub DKI yang berlaku. Pada pelaksanaan hari pertama, semua kendaraan angkutan yang melakukan Uji Emisi dinyatakan lulus dengan tanpa catatan.