Skip to content

Laba COSCO Melonjak 95% pada Tahun 2024

Cosco Shipping Holdings, perusahaan pelayaran peti kemas terbesar Tiongkok, mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa pada tahun 2024. Baik pendapatan maupun laba naik signifikan.

Menurut laporan keuangan COSCO yang baru saja di-release, Cosco membukukan pendapatan sebesar $33,29 miliar pada 2024, naik 33,29% dibandingkan tahun sebelumnya (2023). Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) tercatat mencapai $9,79 miliar, meningkat 90,74% year-on-year.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Laba bersih juga mengalami lonjakan impresif sebesar 95%, menjadi $7,75 miliar. Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham tercatat sebesar $6,87 miliar, meningkat sebesar 105,78% YoY.

Peningkatan luar biasa ini banyak dipengaruhi oleh permintaan konsumen yang kuat di Amerika Serikat serta dampak krisis di Laut Merah. Krisis tersebut mengakibatkan perusahaan-perusahaan pelayaran mengalihkan rute kapal mereka dari wilayah tersebut ke jalur yang lebih panjang dan lebih mahal.

Perubahan rute ini memicu kenaikkan freight rate serta menjaga keseimbangan supply and demand. Rute yang lebih panjang mendorong penggunaan kapal yang lebih banyak, sehingga tidak terjadi oversupply sebagaimana diperkirakan sebelumnya.

Namun, Cosco akan menghadapi tantangan yang lebih besar tahun ini, khususnya untuk pasar Amerika Serikat. Beberapa faktor yang menjadi kendala termasuk tarif perdagangan yang lebih tinggi dan rencana pengenaan biaya tambahan di Pelabuhan-pelabuhan AS khusus untuk kapal-kapal asal Tiongkok serta kapal buatan Tiongkok. Biaya tambahan ini berpotensi menambah beban operasional Cosco hingga mencapai ratusan juta dolar per kapal per tahun.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Cosco Shipping Holdings merupakan anggota Ocean Alliance, dengan anggota lainnya Orient Overseas Container Line (OOCL) asal Hong Kong, CMA CGM (Prancis), dan Evergreen Marine asal Taiwan.