Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP), Malaysia, mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025 dengan menangani 14,03 juta TEUs (twenty-foot equivalent units), atau tumbuh 13,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2024) yang mencapai 12,3 juta TEU.
Kinerja tersebut sekaligus menegaskan posisi Tanjung Pelepas sebagai salah satu simpul utama perdagangan maritim global. Pencapaian ini juga bertepatan dengan ulang tahun Pelabuhan ke-25.
Menteri Perhubungan Malaysia, Loke Siew Fook, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan konsistensi dan kekuatan operasional PTP. Menurutnya, volume peti kemas PTP terus mengalami pertumbuhan dalam dalam beberapa tahun terakhir.
“Pencapaian ini menandai lompatan signifikan bagi PTP, melanjutkan rekor sebelumnya sebesar 11,2 juta TEU pada 2021, meningkat menjadi 12,3 juta TEU pada 2024, dan kini mencapai angka yang lebih tinggi lagi pada 2025. Hal ini benar-benar mencerminkan disiplin operasional, skala, serta kekuatan eksekusi pelabuhan,” ujar Loke.
PTP dimiliki oleh APM Terminals sebesar 30 persen dan MMC Corporation Berhad sebesar 70 persen. Pada 2025, PTP juga ditetapkan sebagai salah satu hub utama jaringan pelayaran Timur–Barat dalam Kerja Sama Gemini, aliansi strategis antara Maersk dan Hapag-Lloyd yang mulai beroperasi pada Februari tahun lalu.
Kerja Sama Gemini berfokus pada pengembangan sejumlah kecil pelabuhan transshipment utama, khususnya pelabuhan yang memiliki keterkaitan kepemilikan dengan mitra aliansi. Strategi ini turut mendorong peningkatan volume kargo yang signifikan di pelabuhan-pelabuhan terpilih, termasuk PTP.
Chairman PTP, Tan Sri Che Khalib Mohamad Noh, menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan dan mitra menjadi fondasi utama keberhasilan pelabuhan tersebut.
“Kepercayaan yang diberikan kepada PTP oleh pelanggan dan mitra kami sangat mendasar bagi pencapaian ini. Penunjukan PTP sebagai hub utama Asia dalam Kerja Sama Gemini merupakan penegasan atas kepercayaan tersebut,” ujarnya.
Dengan pertumbuhan volume yang konsisten dan peran strategis dalam jaringan pelayaran global, PTP semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelabuhan peti kemas terpenting di kawasan Asia Tenggara.

