Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Yayasan Annas kembali menyalurkan bantuan kepada para mantan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok yang telah memasuki usia lanjut.
Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian pelaku usaha di lingkungan pelabuhan terhadap para pekerja yang dahulu berperan penting dalam aktivitas bongkar muat.
Tahun ini, sekitar 350 eks TKBM Pelabuhan Priok beserta keluarga yang ditinggalkan menerima santunan berupa bingkisan kebutuhan pokok dan “uang ketupat”. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka menjelang perayaan Idul Fitri.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Yayasan Annas, Capt. H. Juswandi Kristanto, pada Kamis (12/3/2026) di Masjid Hubbittaqwa Tugu Semper, Jakarta Utara. Capt. Juswandi juga dikenal sebagai Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPW APBMI DKI Jakarta Capt. Suwondo, perwakilan Koperasi TKBM Pelabuhan Priok, serta sejumlah pelaku usaha yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam sambutannya, Capt. Juswandi Kristanto mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud penghargaan dan kepedulian perusahaan, khususnya perusahaan bongkar muat (PBM), kepada para eks TKBM yang sebelumnya menjadi mitra strategis dalam operasional kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Menurut dia, keberadaan TKBM selama ini memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran aktivitas logistik di pelabuhan. Karena itu, perhatian kepada mereka setelah tidak lagi aktif bekerja menjadi bagian dari tanggung jawab sosial bersama.
Capt. Juswandi juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semakin banyak perusahaan di lingkungan pelabuhan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial serupa.
Selain kegiatan menjelang Idul Fitri, Yayasan Annas secara berkala juga menyalurkan bantuan natura kepada para eks TKBM sebanyak tiga kali dalam setahun sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan.

