Skip to content

Penerus Hanjin Incar Saham Hyundai (HMM)

SM Lines, pelayaran Korea Selatan yang didirikan pada tahun 2016 melalui akuisisi Hanjin Shipping, mengincar saham kompetitornya Hyundai Merchant Marine (HMM), sejalan dengan rencana Pemerintah Korea Selatan untuk memprivatisasi HMM.

Bahkan, menurut managemen SM Line, perusahaan telah melakukan investasi sebesar USD 14 juta ke HMM melalui pembelian 600.000 lembar saham HMM pada akhir Desember. Kendati jumlah saham yang dibeli relatif kecil – hanya bernilai 0,5% dari total saham HMM – namun bagi SM Lines, ini merupakan langkah  penting dalam membesarkan perusahaan.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Bahkan ada spekulasi yang mengatakan pembelian saham tersebut merupakan indikasi kedua perusahaan tersebut akan merger.

Sejumlah pejabat di Korea Selatan telah secara terbuka mengatakan kemungkinan menjual saham pemerintah di perusahaan tersebut dalam rangka membantu menstabilkan kondisi keuangan HMM yang mengalami kerugian finansial selama bertahun-tahun.

Korea Development Bank terlibat dengan HMM pada tahun 2016 ketika bank tersebut membuat kesepakatan utang untuk menyelamatkan perusahaan pelayaran yang bermasalah. Selain memegang posisi besar dalam convertible debt, KDB dan Korea Ocean Business Corporation juga saat ini memegang lebih dari 40% saham perusahaan pelayaran tersebut. Jika seluruh convertible debt dilakukan, pemerintah melalui kedua bank tersebut akan memegang lebih dari 70% ekuitas HMM.

Diluncurkan pada tahun 2016 melalui akuisisi Hanjin Shipping, SM Line yang mayoritas sahamnya dikuasai SM Group Korea Selatan berambisi untuk terus berkembang. Dengan mengoperasikan 18 kapal kontainer, SM Lines berencana untuk mengembangkan operasinya baik di Asia maupun ke Amerika Utara.

Saat ini, SM Lines melayani empat rute ke Pantai Barat AS dan menguasi sekitar 90% market pada jalur tersebut. Dua tahun lalu, SM Lines menjadi pelayaran pertama yang menawarkan layanan langsung ke Portland, Oregon.

SM Lines juga berencana membuka layanan rute baru Pantai Timur AS dengan tujuan New York, Savannah, dan Charleston. Selain itu mereka juga berencana untuk terus membuka rute baru di Asia, dengan target total 13 rute di Asia pada tahun 2024.

Dalam merealisasikan rencana-rencana tersebut, SM Line akan menambah armada (kapal) baru serta memperluas jaringan dengan Union Pacific dan Canadian National Railway di Amerika Utara. Sejumlah shipper besar yang saat ini sudah menjadi customer SM Line adalah Samsung Electronics dan LG Electronics di Korea serta GE, Walmart, Dollar Tree, dan Harbour Plate di AS.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Terlepas dari kekuatan pasar pelayaran, SM Line memutuskan untuk menunda IPO pada awal November 2021.