Ocean Network Express (ONE), perusahaan pelayaran Jepang hasil merger NYK, MOL, K-Line, telah mengundang beberapa galangan kapal Asia dalam tender untuk pembuatan lima kapal baru berkapasitas 13.000 TEUs.
Tiga galangan besar yang dilaporkan mengikuti tender termasuk Imabari Shipbuilding di Jepang, Hyundai Heavy Industries dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (Korea Selatan) dan China Hudong-Zhonghua Shipbuilding dan Jiangnan Shipyard mengatakan kepada Container-News kesiapan mereka untuk mengajukan penawaran untuk konstruksi kapal.
Selain akan dilengkapi dengan scrubber, kapal peti kemas ini juga dapat diisi bahan bakar ganda dengan bahan bakar minyak dan LNG.
Ketika dihubungi oleh Container-News, ONE menolak untuk memberikan komentarnya.
Harga pembangunan kapal baru ini diperkirakan sekitar USD 160 juta.
Transaksi terakhir ONE untuk pembangunan kapal baru dilakukan pada bulan Desember 2020, ketika ONE menyetujui untuk menyewa enam kapal selama 15 tahun perusahaan penyewa Jepang Shoei Kisen Kaisha, yang sedang membangun kapal di Imabari dan Japan Marine United Corporation.
Ketiga galangan tersebut mengatakan mereka akan menawarkan kepada ONE pembangunan kapal-kapal tersebut baru bisa selesai pada 2024, mengingat kapasitas galangan mereka saat ini sedang penuh.

