Skip to content

IPC TPK Meluncurkan Implementasi TOS Nusantara dan Single Billing

Secara global, operator pelabuhan di dunia dituntut untuk dapat mengoptimalkan dukungan teknologi pada seluruh aspek kegiatan operasional di pelabuhan. Baru-baru ini, IPC Terminal Petikemas /IPC TPK meluncurkan TOS Nusantara dan Single Billing di Area Tanjung Priok 1 Zona 1 Terminal 009, dengan tujuan memudahkan layanan kepelabuhanan melalui transformasi digital.

Bertempat di di Area Tanjung Priok 1 Terminal 009, peresmian TOS Nusantara & Single Billing dilakukan oleh Direktur Utama IPC TPK Wahyu Hardiyanto dan dihadiri oleh Direktur Keuangan & SDM IPC TPK Irwan Favoriet, GM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Silo Santoso, Perwakilan Subholding Pelindo Terminal Petikemas Syaiful Amin dan manajemen IPC TPK.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Dengan hadirnya aplikasi digital ini, seluruh kegiatan pelayanan operasional dapat tercatat dan termonitor melalui sistem yang saling terinterasi terintegrasi dengan biaya implementasi yang rendah.

“Pandemi Covid-19 yang telah terjadi 2 tahun terakhir ini mendorong akselerasi transformasi menuju pada digital teknologi karena adanya keterbatasan interaksi secara fisik. Tak terkecuali di pelabuhan, layanan TOS Nusantara dan Single Billing merupakan solusi untuk menciptakan terminal yang terintegrasi dan terpadu dengan pola operasi berbasis Planning and Control”, kata Dirut IPC TPK, Wahyu Hardyanto di acara Go-Live TOS Nusantara & Single Billing di Pelabuhan Tanjung Priok.

Lanjutnya, sistem ini akan menjadi cikal-bakal Terminal Operating System dan Single Billing System yang akan diterapkan secara standard di seluruh terminal petikemas yang ada di Indonesia.

TOS Nusantara merupakan sistem berdasarkan teknologi terbaru yang mendukung end-to-end layanan di terminal petikemas dengan pola operasi berbasis planning and control, dari mulai Vessel Planning, Berth Planning, Yard Planning, Control Tower.

Ada beberapa keunggulan dari TOS Nusantara, seperti: implementasi solusi pada beberapa site dalam satu sistem (multi-tenant), kemudahan tracing dan tracking cargo dalam terminal (cargo-visibility), mengoptimalkan operasi bisnis proses terminal dalam penyediaan pelayanan cargo/container (Terminal Optimizer), biaya investasi yang rendah dengan volume-based pricing dan cloud-based infrastructure (Low Investment) serta kemudahan integrasi data dan system surrounding (Open for Integration).

Wahyu menjelaskan, implementasi TOS Nusantara akan memberikan berbagai keuntungan. Dari sisi terminal, operasi waktu persiapan perencanaan operasi menjadi lebih optimal dengan perencanaan kapal yang advance, serta core fungsionalitas yang mendukung layanan operasional pelabuhan. “Dari sisi pelanggan, seluruh data dan profil pelanggan dikelola secara sistematis dan sistem TOS siap diintegrasikan dengan sistem yang dimiliki pelanggan maupun environment lain.” jelasnya.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Implementasi TOS Nusantara merupakan salah satu bagian dari agenda transformasi digital yang sedang digencarkan IPC TPK. Sebagai operator terminal petikemas terbesar di Indonesia, IPC TPK saat ini menuju tahap sistemisasi yang terintegrasi (Integration). (mj)