Perusahaan pelayaran Banglades – Bangladesh Shipping Corp (BSC) – mengajukan claim asuransi sebesar $22.4 juta atas kapalnya yang terkena rudal dalam perang Rusia Ukraina.
Sebagaimana diketahui, pada 2 Maret lalu, sebuah ledakan yang disinyalir dari rudal yang ditembak Rusia menghantam Kapal Banglar Samriddhi, sebuah kapal berkapasitas 38.800 DWT berbendara Banglades milik BSC. Insiden tersebut menewaskan satu crew kapal dan melukai beberapa lainnya.
Sebelum insiden tersebut terjadi, kapal ini sudah tertahan di Olvia sejak 24 Februari karena pelabuhan-pelabuhan di Ukraina tertutup menyusul invasi Rusia.
Dilaporkan, ada empat kapal lainnya juga terkenal proyektil, satunya tenggelam dan tiga lainnya rusak parah.
Managing Director BSC Suman Mahmud Sabbir dalam keterangannya sebagaimana dikutip Reuters mengatakan proses pengurusan claim tersebut diperkirakan butuh waktu lama. Ini disebabkan karena tim survey dari asuransi tidak bisa datang ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi kapal mengingat situasi tidak memungkinkan. Sementara, kapal juga tidak mungkin untuk direlokasi saat ini.
“Tim surveyor dari war risk insurer (asuransi) belum bisa melakukan penilaian soal tingkat kerusakan kapal. Ini akan butuh waktu untuk diproses,” kata Sabbir.

