Volume impor AS (kontener) pada Januari 2024 mengalami peningkatan yang signifikan, baik secara bulanan (dibanding bulan sebelumnya Desember 2023) maupun secara tahunan (dibanding Januari 2023). Demikianpun jika dibanding bulan yang sama pada masa pre-pandemi (Januari 2019). Kenaikan tersebut ditopang oleh impor dari China yang naik double digit.
Menurut data sebagaimana di-release Descartes, total impor AS pada Januari 2024 mencapai baik 2.273.125 TEUs, naik 7,9% dari Desember 2023 dan 9,9% dibanding Januari 2023. Sementara dibanding masa pre-pandemi (Januari 2019), mengalami kenaikan sebesar 9,6%.
Peningkatan impor tersebut berdampak signifikan terhadap kinerja 10 pelabuhan terbesar AS dengan peningkatan kumulatif sebesar 8.4%, atau naik sebesar 149,906 TEUs dibandingkan bulan Desember 2023. Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach merupakan dua Pelabuhan teratas yang diuntungkan dengan kenaikan volume import tersebut, dengan tambahan volume masing-masing sebesar 77.085 TEUs dan 48.054 TEUs.
Namun ada juga pelabuhan yang tak diuntungkan dari kondisi tersebut, bahkan mengalami penurunan. Pelabuhan Houston dan Charleston mengalami penurunan masing-masing sebesar (-6.042 TEUs) dan (-4.331 TEUs).
Kenaikan impor AS tersebut sangat ditopang oleh peningkatan volume impor dari China yang naik sebesar 14.9% dibandingkan bulan Desember 2023. Total impor AS dari China selama Januari mencapai 905.173 TEUs, dengan komoditas unggulan seperti furnitur, perlengkapan tempat tidur, plastik, boiler, mesin, dll.).
Kontribusi China mencapai 39,8% dari seluruh total impor AS selama Januari. Kendati meningkat, namun masih di bawah rekor teringgi pada Februari 2022 di mana kontribusi China mencapai 41.5% dari total impor AS.

