Skip to content

ALFI akan Beberkan Regulasi Bermasalah Dalam Rapat di Kantor Menko Perekonomian

*Budi Wiyono, Direktur Eksekutif DPP ALFI

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia  (ALFI) akan menyampaikan kepada Menko Perekonomian tentang  berbagai regulasi terkait perdagangan antar negara dan peraturan lainnya  yang masih bermasalah dan berpotensi  menimbulkan logistik biaya tinggi.

Direktur  Eksekutif  DPP ALFI  Budi Wiyono menjawab Indonesia Shipping Gazette, kemarin mengatakan berbagai regulasi bermasalah itu akan disampaikan dalam rapat di Kantor Menko Perekoonomian Selasa (18/12/2018).

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Menurut Budi, ALFI  diundang rapat di Kantor  Menko Perekonomian untuk dimintai masukan  terkait rencana  instansi tersebut  akan melakukan perubahan terhadap kebijakan perdagangan antar negara.

Menurut Budi, yang mewakili  ALFI ke rapat  tersebut, salah satu regulasi  terkait perdagangan antar negara yang memberatkan dan berpotensi menimbulkan  logistik biaya  tinggi yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 229/PMK-04/ 2017 tentang Tata Cara Pengenaan  Tarif Bea Masuk atas Barang Impor Berdasarkan Perjanjian atau Kesepakatan Internasional.

Dalam regulasi tersebut batas  waktu penyerahan Surat Keterangan Asal (SKA) barang atau Certificate Of Origin (COO) telalu singkat. Akibatnya SKA sering dibatalkan oleh Bea Cukai,  sehingga pemilik barang/wakilnya  terkena Nota Pembetulan (Notul) atau harus membayar tarif bea masuk kembali ke tarif umum.

Padahal, kebijakan tersebut sebenarnya dapat menurunkan ongkos logistik karena tarif  bea masuknya lebih murah dari tarif bea masuk umum . Tapi kenyataan banyak SKA dibatalkan karena waktu penyerahannya sangat singkat.

Dalam kesempatan rapat di Menko Perekonomian tersebut, ALFI juga akan melaporkan   Peraturan Menteri Keuangan No 158/PMK-04/2017 tentang Pengangkut Kontraktual atau Non Vessel Operating Common Carrier (NVOCC) yang dinilai  praktek di lapangan masih sering bermasalah.

Selain PMK 229/2017, ALFI juga akan menyampaikan kepada Menko Perekonomian beberapa regulasi yang tidak berjalan optimal dan berpotensi  memicu logistik biaya tinggi.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Misalnya, Peraturan Menhub No 120 /2017 tentang  Delivery Order (DO) Online  karena kenyataannya  belum sepenuhnya online dan penghapusan uang jaminan kontainer  juga tidak jalan, kata Budi Wiyono.