Positif Covid-19, Crew Kapal Gjertrud Maersk Dirawat di RS Ningbo

Tujuh crew kapal Gjertrud Maersk yang sedang berlabuh di Ningbo, China, sedang dirawat di rumah sakit di Ningbo. Menurut Kementrerian Perhubungan China, dari hasil test yang dilakukan di rumah sakit, satu dari mereka positif terinfeksi coronavirus (covid-19), sementara dua dinyatakan negatif, dan empat lainnya masih dalam pantauan karena memiliki gejala yang sama.

Atas hasil tersebut, Gjertrud Maersk, kapal kontener berkapasitas 9,074 TEUs, merupakan kapal pertama yang crew kapalnya dinyatakan positif terjangkit covid-19.

“Crew kami yang sekarang sedang dirawat di rumah sakit semua dalam kondisi stabil,” kata Christian Kjaergaard-Winther, officer bidang media Maersk di kantor pusat Denmark, sebagaimana ditulis American Shipper.

Sementara itu, saat ini, ada 15 crew kapal masih berada di atas kapal Gjertrud Maersk sambil melakukan observasi yang lebih jauh.

“Kami menjamin melakukan perawatan ekstra bagi para crew dan sedang menyiapkan langkah-langkah yang tepat untuk melakukan pergantian,” jelas Christian.

Sementara itu, CMA CGM juga sedang memperketat pengawasan terhadap crew kapal Marco Polo yang saat ini sedang berada di perairan Spanyol. CMA CGM mengakui salah satu crew di kapal tersebut sedang di-test apakah terjangkit covid-19.

“Salah satu crew kapal Marco Polo sedang sakit. Pasien tersebut sedang diisolasi hingga ada persawatan dan pemeriksaaan lebih lanjut. Namun, tidak ada crew lain yang memiliki gejala sakit,” kata CMA CGM sebagaimana ditulisa American Shipper.

Namun, CMA CGM tidak menjelaskan apakah crew yang lain sedang dikarantina.

“Sesuai dengan SOP (standard operating procedures) yang sedang berlaku, seluruh ruangan dalam kapal sudah dilakukan disinfektan,” kata CMA CGM.

Menurut American Shipper, perusahaan pelayaran perencis tersebut juga tidak memberikan klarifikasi terhadap berita yang beredar bahwa Otoritas Pemerintah Spanyol melarang kapal Marco Polo untuk berlabuh di Pelabuhan Algeciras. Otoritas pelabuhan tersebut juga belum memberikan informasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *