Pasar di sektor logistic dan pelayaran diperkirakan akan mulai berangsur normal memasuki triwulan ke-2 (Q2) nanti, kendati belum sepenuhnya normal. Bersamaan dengan hal tersebut, tariff (freight rate) akan berangsur turun, kendati tidak akan kembali berada pada level pra-pandemi, baik level 2018 maupun 2019.
Hal tersebut disampikan Rolf Habben Jansen, CEO Hapag Lloyd, Perusahaan Pelayaran Jerman dan terbesar ke-5 secara global dari sisi jumlah slot kapal, dalam konferensi pers pada Senin, 14 Februari
Menurutnya, dengan asumsi gelombang pandemi virus corona saat ini telah berakhir, bongkar muat kapal akan berjalan lancar, membantu mengurangi antrean kapal yang menunggu di lepas pantai barat Amerika Serikat.
“Memang Omicron masih tinggi. Tetapi, situasinya berbeda. Orang-orang seharusnya sudah bisa bekerja normal lagi,” kata Habben Jansen.
Habben Jansen mengatakan, prediksinya didasarkan pada asumsi tidak akan ada penundaan lebih lanjut sebagai akibat dari negosiasi upah untuk pekerja pelabuhan AS. Sehingga, dalam 6-8 bulan setelah Q2, pasar benar-benar sudah normal.
Kendati demikian, dia tidak berasumsi harga akan kembali ke level pra-pandemi pada tahun 2019 ataupun 2018. Ia menjelaskan, tariff tidak hanya bergantung pada supply and demand atau kelancaran rantai pasok semata, tetapi juga pada kenaikan biaya, termasuk untuk bahan bakar.
Menurutnya, pandemi telah menyebabkan tarif pengiriman melonjak tajam. Hal ini berimbas pada keuntungan perusahaan pelayaran yang hampir semuanya menciptakan rekor, termasuk Hapag Lloyd.
Habben Jansen membantah rumor yang mengatakan perusahaan pelayaran dengan sengaja mengurangi space yang tersedia agar bisa memicu kenaikan tariff. “Kami telah gunakan dan optimalkan semua ruang kapal yang kami miliki. Sama sekali kami tidak menguranginya.”
Tidak seperti beberapa perusahaan pelayaran lainnya, Hapag-Lloyd tidak berpikir untuk memasuki bisnis angkutan udara. “Untuk saat ini, kami tidak berniat untuk mengoperasikan maskapai penerbangan sebagaimana yang mungkin sudah dilakukan oleh pelayaran lain,” tegasnya.


Good news… masuk akal lebih memberikan harapan untuk maju bersama,
Comments are closed.