Skip to content

Apakah Li Ka-shing Berpikir Ulang Soal Penjualan Hutchison Ports?

CK Hutchison, konglomerasi bisnis asal Hong Kong yang dimiliki oleh miliarder Li Ka-shing, dilaporkan akan menunda penandatanganan kesepakatan penjualan pelabuhan-pelabuhannya, yang semula direncanakan pada 2 April 2025.

Namun, menurut laporan yang diterbitkan oleh South China Morning Post dan Reuters, perjanjian tersebut belum dibatalkan, meskipun ada penundaan yang disebabkan oleh faktor-faktor politik. Media online asal AS, freightwave.com, mengungkapkan bahwa kesepakatan tersebut masih berjalan, meski dengan adanya perubahan jadwal.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Pada 4 Maret 2025, CK Hutchison mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk menjual kendali Hutchison Port Holdings di luar Tiongkok kepada konsorsium yang terdiri dari perusahaan investasi AS BlackRock dan TiL, unit usaha dari perusahaan pelayaran MSC yang berbasis di Jenewa. Nilai transaksi ini diperkirakan mencapai $23 miliar.

Kesepakatan ini juga mencakup penjualan operasi terminal di pelabuhan Balboa dan Cristobal yang terletak di Panama. Transaksi ini mengikuti seruan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menekankan agar AS kembali mengambil kendali atas Terusan Panama.

Namun, seperti yang dilaporkan oleh freightwave, penolakan yang sangat kuat dari Beijing terhadap kesepakatan ini menyebabkan penundaan penandatanganan jual beli yang sebelumnya dijadwalkan pada 2 April.

Sebagai informasi tambahan, menurut laporan Bloomberg, pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan peringatan kepada perusahaan-perusahaan milik negara agar tidak terlibat dalam kesepakatan apa pun yang melibatkan Li Ka-shing dan keluarganya.

Pada minggu lalu, instruksi tersebut diberikan oleh pejabat senior Tiongkok, sebagaimana dilaporkan oleh Channelnewsasia pada 28 Maret 2025. Pemerintah Tiongkok kini sedang meninjau seluruh investasi yang dimiliki oleh keluarga Li Ka-shing, baik di Tiongkok maupun di luar negeri, untuk memahami lebih dalam tentang jangkauan bisnis mereka.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Instruksi ini lebih terkait dengan kepentingan politik dan ekonomi yang sangat sensitif, mengingat keterlibatan perusahaan-perusahaan besar AS dalam kesepakatan ini.