Dampak Coronavirus terhadap Pelayaran Perlahan Semakin Mengecil

Dampak coronavirus terhadap aktivitas pelayaran dinilai semakin mengecil. Menurut Sea-Intelligence, hal ini terindikasi oleh menurunnya angka pembatalan pelayaran (black sailing) dalam seminggu terakhir. Menurut lembaga konsultan pelyaran kontener tersebut, tidak lama lagi, aktivitas pelayaran akan kembali normal.

“Memang masih ada blank sailing. Tapi, angkanya sudah menurun ,” kata CEO Sea-Intelligence Alan Murphy.

Menurut data Sea-Intelligence, jelas Alan, dalam seminggu terakhir hanya terdapat tujuh (7) pembatalan (blank saling) dengan total kehilangan kapasitas muat hanya 7%. “Pelayaran akan segera kembali normal dan volume perdagangan juga akan berangsur normal,” jelasnya.

Menurut perhitungan Sea-Intelligence, total kehilangan volume pelayaran hingga sejak 1 Maret mencapai 1,9 juta TEUS, sementara sejak mulai tahun baru China Imlek (25 Januari) hingga 23 Februari, total volume yang hilang sebagai dampak pembatalan pelayaran mencapai 1.7 juta TEUs, atau rata-rata 350,000 TEUs/minggu.

Jadi dalam seminggu terakhir pelayaran kehilangan kurang lebih 200,000 TEUS, lebih kecil dari rata-rata pada periode hingga 23 Februari (rata-rata 350,000 TEUs/minggu).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *