Skip to content

Laba Naik Tajam, Maersk Rencana Alokasikan USD 2 miliar untuk Buyback Saham

A.P. Moller – Maersk mencatat kinerja keuangan yang kuat pada tahun 2024 dengan laba (EBIT) mencapai USD 6,5 miliar, naik 65% secara year-on-year.

Dalam pernyataan yang diterima Indonesia Shipping Gazette, Maersk melaporkan kenaikan kinerja keuangan yang signifikan pada semua segmen bisnisnya, baik pelayaran (ocean), terminal, dan logisti.

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter

Dari laba tersebut, sesuai dengan usulan dewan direksi, Maersk berencana untuk mengalokasikan USD 2 miliar untuk buyback saham yang akan dilaksanakan dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

“Kemampuan kami dalam menghadapi perubahan kondisi dan memastikan rantai pasok yang stabil bagi pelanggan diuji sepanjang tahun 2024. Upaya kami membuahkan hasil dengan tingkat kepuasan pelanggan yang mencapai rekor tertinggi. Kami berhasil memanfaatkan peningkatan permintaan sambil meningkatkan produktivitas dan mengelola biaya dengan ketat — semua ini berkontribusi pada kinerja keuangan kami yang kuat,” kata Vincent Clerc, CEO A.P. Moller – Maersk.

“Dengan tiga bisnis yang kuat — Ocean, Logistics & Services, dan Terminals — serta penawaran yang terintegrasi di seluruh rantai pasok, kami berada dalam posisi unik untuk mendukung pelanggan di era di mana perubahan geopolitik dan gangguan terus menegaskan pentingnya rantai pasok yang tangguh,” tambahnya.

Maersk juga merinci keuantungan masing-masing segment. Keuntungan segmen pelayaran meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh lonjakan signifikan dalam tarif angkutan yang dipicu oleh situasi di Laut Merah dan permintaan volume yang kuat.

Tingkat utilisasi yang tinggi serta disiplin biaya memastikan bahwa operasional segmen pelayaran tetap efisien dan mampu menghadapi ketidakpastian. Biaya operasional tetap stabil, mengimbangi kenaikan biaya dan konsumsi bahan bakar tambahan akibat pengalihan rute melalui Tanjung Harapan.

Segmen Logistics & Services juga menunjukkan ketahanan di tahun 2024 dengan momentum yang terus meningkat di setiap kuartal. Volume layanan logistic mengalami pertumbuhan, medorong peningkatan pendapatan dan dan margin EBIT yang lebih baik dibandingkan tahun 2023.

Pendapatan sector logistic tumbuh 7%, ditopang oleh pertumbuhan solid dalam layanan Warehousing, Air, dan First Mile.

Join Telegram Group Shipping & Logistics:

Segemen terminal bahkan mencatat kinerja terbaik sepanjang sejarah di mana baik EBITDA maupun EBIT mencapai rekor tertinggi.